Herbacore.id - Sambiloto adalah salah satu tanaman obat yang sudah dikenal luas sejak dahulu. Meskipun bukan tanaman asli Indonesia, sambiloto sudah menjadi salah satu bahan penyusun obat tradisional di Indonesia, terutama yang memiliki indikasi membantu mengatasi kencing manis. Tanaman ini diduga berasal dari India, namun telah tersebar di kawasan Asia hingga Australia, bahkan dikenal pula di Amerika Tengah. Nama ilmiah sambiloto adalah Andrographis paniculata (Burm.f.) wall ex. Nees, termasuk dalam suku Acanthaceae. Tanaman ini umumnya tumbuh liar dan tersebar luas dari daerah pantai dengan jenis tanah berpasir hingga dataran tinggi (900 m dpl) dengan jenis tanah andosol.
Kandungan pada Sambiloto
Ciri khas dari sambiloto adalah memiliki rasa pahit. Penyebab rasa pahit ini adalah kandungan kimia utama berupa senyawa golongan diterpen lakton yang meliputi andrografolid, deoksiandrografolid, neoandrografolid dan andrografisid. Beberapa penelitian melaporkan bahwa selain senyawa diterpen lakton, aktivitas farmakologis herba ini juga disebabkan oleh senyawa fenolik dan flavonoid yang dikandungnya.
Manfaat Sambiloto untuk Kesehatan
Menurunkan Kadar Gula Darah
Sebuah penelitian pada tikus menunjukkan bhwa baik ekstrak etanolik sambiloto, fraksi kaya andrografolid dan andrografolid murni dapat menurunkan kadar gula darah secara signifikan. Uji klinis pada pasien dengan diabetes mellitus tipe 2 menunjukkan bahwa pemberian ekstrak sambiloto 600-1800 mg salama 12 minggu dapat meningkatkan kadar insulin dalam darah. Sambiloto dapt menurunkan kadar gula darah melalui beberapa mekanisme, yaitu:
- Menghambat kerja enzim α-amilase dan α- glukosidase, yang menyebabkan karbohidrat akan lama dimetabolisme sehingga kadar gula darah setelah makan tidak meningkat dengan cepat.
- Meningkatkan sensitivitas insulin sehingga glukosa darah cepat dimetabolisir.
- Mengontrol metabolism lipid yang tidak normal.
Mengatasi Pilek
Salah satu manfaat daun sambiloto untuk kesehatan adalah dapat menangani gejala pilek. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun sambiloto yang dikombinasikan dengan ekstrak ginseng Siberia dapat menghentikan gejala flu dan pilek setelah dua hari.
Mengatasi Radang Amandel
Penelitian menemukan bahwa penggunaan daun sambiloto dosis tinggi (enam gram) setiap hari dapat bekerja secara efektif untuk menurunkan demam serta menyembuhkan sakit tenggorokan akibat radang amandel.
Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Daun sambiloto memiliki sifat imunostimulan yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh jika dikonsumsi secara teratur. Serta, meningkatkan kinerja organ-organ yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, daun sambiloto sering digunakan untuk meredakan inflamasi, penyakit infeksi saluran pernafasan atas, infeksi akibat HIV, dan keluhan yang berhubungan dengan organ hati.
Meredakan Osteoartritis
Penelitian membuktikan bahwa konsumsi ekstrak daun sambiloto setiap hari dapat mengurangi nyeri dan kekakuan sendi lutut pada mereka yang mengalami osteoarthritis ringan maupun sedang.
Mengatasi Radang Usus
Manfaat lain dari daun sambiloto adalah mengatasi radang usus. Pada sebuah studi, tim peneliti mendapati bahwa konsumsi ekstrak daun sambiloto setiap hari selama delapan minggu dapat mengurangi tingkat keparahan gejala radang usus.
Sumber:
https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3629401/menguak-manfaat-daun-sambiloto-untuk-kesehatan
